Beranda Ekonomi Syariah Akad Mudharabah dan Musyarakah Bank Syariah

Akad Mudharabah dan Musyarakah Bank Syariah

Akad Mudharabah dan Musyarakah Pada Bank Syariah

Akad Mudharabah dan Musyarakah Bank Syariah

Bank Syariah memiliki ragam produk finansial dalam kegiatan operasional Banknya. Dalam proses operasional nya menggunakan akad akad syariah didalamnya. Akad akad syariah tersebut terkandung dalam Bab Ilmu Fiqih Muamalah Madiyah. Fiqih Muamalah Madiyah merupakan ilmu syara yang bersifat amaliah dan dalil naqli Al Qur’an yang membahas mengenai Akad. Produk–produk  Finansial yang terdapat pada Bank Syariah diantaranya adalah Produk penghimpunan dana (Funding) seperti tabungan, giro dan deposito yang menggunakan akad wadiah dan Mudharabah.

Pada produk pembiayaan terdapat produk Investasi, produk Sewa dan produk Jual Beli yang menggunakan akad mudarabah, musyarakah, ijarah dan akad jual beli. Serta pada produk layanan tambahan Bank terdapat save deposit box, transfer, kliring, letter of credit (L/C) yang menggunakan akad ijarah dan wakalah.

Pada produk finansial tabungan dan investasi pada Bank Syariah menggunakan akad mudarabah. Mudharabah merupakan  akad kerjasama dengan metode bagi hasil dari pihak yang bekerja sama baik dua pihak atau lebih dengan metode yang dilakuakan salah satu pihak sebagai pemilik dana dan menyepakati nisbah bagi hasil yang disepakati diawal.

Nisbah yang disepakati antara bagi hasil dan produk investasi memiliki nisbah yang berbeda. Pada produk investasi yang dilakukan antara nasabah dapat menggunakan akad musyarakah.

Musyarakah merupakan akad kerjasama antara dua pihak atau lebih dimana pihak yang bekerja sama memberikan dana nya dalam proses pengelolaan usaha yang di kerjasamakan antara Bank dan pihak nasabah. Dalam proses mekanisme akad musyarakah ini pihak yang bekerjasama akan saling bermitra dalam mengembangkan usaha nya tersebut. Nantinya kerjasama tersebut akan saling menyepakati presentase bagi hasil.

Perbedaan akad mudharabah dan musyarakah terdapat pada sisi permodalan.

Dalam proses mekanisme Akad Mudharabah secara umum satu pihak akan berperan sebagai pemilik modal 100 % (shahibul maal) dan pihak lainnya sebagai pengelola (mudharib). Proses Keuntungan akan disepakti nisbah bagi hasilnya dari pemilik modal dan pengelola. Apabila dalam proses pengelolaan usaha tersebut mengalami kerugiaan maka, kerugiaan akan menjadi resiko Pemilik Modal seutuhnya.

Sedangkan  dalam skema akad Musyarakah, sisi permodalan akan diberikan secara bersama dimana masing-masing pihak akan saling berkontribusi dalam proses kerjasama pengelolaan usaha. Nisbah presentase bagi hasil dalam akad musyarakah juga akan disepakati bersama sesuai  besarnya modal yang diberikan disaat perjanjian kerjasama tersebut. Apabila dalam proses pengelolaan tersebut mengalami kerugian maka, besarnya atas kerugian tersebut ditanggung bersama masing masing pihak yang bekerja sama.

Akad Mudharabah dan akad musyarakah memiliki landasan hukum dalam penerapan nya. Landasan hukum Akad Musyarakah Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN MUI) Nomor 8 / DSN MUI / IV / 2000 Mengenai Musyarakah. Untuk Landasan hukum Akad Mudharabah yaitu Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN MUI) Nomor 7/ DSN MUI/ IV/ 2000 Mengenai Mudharabah.

Akad Mudarabah memiliki tiga jenis didalamnya :

A. Mudhrabah Muqayadah.

Mudharabah Muqayadah kerjasama bagi hasil  dua pihak atau lebih. Satu pihak memberikan modalnya sebagai pemilik modal sedangkan  pihak kerjasama lainnya sebagai Pengelola. Usaha yang dikelola sudah ditentukan oleh pemilik modal.

B. Mudharabah Mutlaqoh

Mudharabah Muqayadah adalah Akad kerjasama antara dua pihak atau lebih dimana salah satu pihak sebagai pemilik modal (Shahibul Maal) dan pihak lainnya sebagai Pengelola (Mudharib) dimana Jenis usaha yang akan dikelola oleh pengelola (Mudharib) tidak ditentukan oleh pemilik modal dengan syarat jenis usaha yang akan dikelola tersebut tidak melanggar dan sesuai syariat islam. Dalam Akad Mudarabah Mutlaqoh Pemilik Modal (Shahibul Maal) dan Pengelola (Mudharib) akan menyepakati nisbah bagi hasil atas usaha tersebut.

C. Mudharabah Mustaraqah.

Mudharabah Mustaqarah adalah Akad kerjasama antara dua pihak atau lebih dimana pada akad ini Pemilik Modal memberikan modal (dana) nya kepada pengelola (Mudharib) dan Pengelola ikut serta memberikan modal dalam usaha tersebut dan mengelolaa dana yang diberikan oleh pemilik dana (Shahibul Maal). Pada proses Akad Mudharabah Mustaraqah pihak Pemilik Dana akan menyepakati besaran nisbah bagi hasil bersama  Pengelola Dana diawal kesepakatan.

Dalam produk finansial di Bank Syariah terdapat produk Investasi dengan skema Pembiyaaan Kerjasama. Pada Skema Pembiayaan Kerjasama tersebut menggunakan akad Musyarakah. Kerjasama yang terdapat oleh Bank Syariah ini melibatkan oleh dua pihak atau lebih dimana masing masing pihak yang akan bekerja sama dengan bank akan sama sama memberikan dana atau modal nya tersebut. Beberapa pertimbangan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN MUI) Mengenai Akad Musyarakah :

  1. Dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan usaha dan kesejateraan masyarakat yang membutuhkan dukungan modal (dana) dalam proses usahanya.
  2. Pembiayaan Musyarakah memilki keunggulan yaitu dari segi kebersamaan dan keadilan. Dalam Akad Musyarakah ini digunaka sistem bagi hasil atas usaha.
  3. Cara cara yang terdapat akad musyarakah sesuai dengan prinsip muamalah dan syariah dan menjadi pedoman Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

Akad Kerja Sama (Musyarakah)  dalam Bank Syariah :

A. Musyarakah

Musyarakah merupakan akad kerja sama dua pihak atau lebih dimana masing masing pihak yang bekerjasama sama memberikan modal nya masing-masing dalam proses kerjasama tersebut.

B. Musyarakah Muntanaqisas (MMQ)

Musyarakah Muntanaqisas adalah akad kerjasama yang memilki opsi akuisisi modal dari pihak yang bekerja sama. salah satu Jenis Jenis Musyarakah :

1). Musyarakah Al Amlaq

Merupakan Akad Kerjasama tanpa perjanjian kerjasama. Dalam jenis Musyarakah ini terdapat Musyarakah Iktiyar dan Musyarakah Jabr. Musyarakah iktiyar berupa kepemilkikan bersama atas pembelian barang. Sedangkan Musyarakah Jabr merupakan kerjasama berkaiatan dengan penerimaan suatu harta yang ditujukan bersama.

2). Musyarakah Uqud

Merupakan Akad Kerjasama dengan perjanjian kerjasama. Dalam Jenis Musyarakah ini terdapat Musyarakah Inan, Musyarakah Mufaqadah, Musyawarah Wujuh dan Musyarakah Abdan.

Bank Syariah sebagai industri keuangan telah memberikan banyak solusi atas kebutuhan nasabah. Dari penjabaran akad Mudharabah dan Musyarakah diatas meruapakan salah satu penerapan kebutuhan nasabah dalam proses permodalan. Sistem Syariah sendiri mengedepankan prinsip keadilan disetiap transaksinya. Selain dari prinsip keadilan sistem syariah juga melarang adanya sistem bunga.

Bunga (Riba) merupakan salah satu penyebab adanya ketidakadilan dalam Sistem  Konvensional. Bunga yang terus bertambah ketika nasabah tidak mampu melunasi pembiayaan ini yang menyebabkan adanya keadilan. Akad Musyarakah diterapkan dalam kerjasama antara pihak  yang saling memberikan modal didalamnya. Bank sebagai pemilik modal akan memberikan dananya kepada nasabah ketika nasabah melengkapi persyaratan pembiyaan yang terdapat didalam Bank.

Dalam proses penerapan syariah menerapkan proses tranksaksi syariah dengan prinsip keadilan, kesesuaian syariah dan sesuai dengan akad yang digunakan. Didalam syariah sendiri disetiap tranksaksi yang akan dilakukan telah di tetapkan dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI). Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN MUI) Mengatur mengenai ketentuan dan syarat dalam akad yang digunakan . Pada lembaga keuangan syariah juga diawasi proses pelaksanaan nya yaitu Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Pengacara Syariah

Kami sangat mengerti permasalahan yang sedang anda hadapi adalah :

  1. Tidak mengerti hukum dengan baik
  2. Butuh penyelesaian dengan baik
  3. Ketidak tauan prosedur yang baik dan benar
  4. Tidak tau bagaimana membela diri di hadapan pengadilan
  5. Terkadang memerlukan saksi ahli
  6. Tidak mengerti istilah-istilah hukum
  7. Membetulkan dan melengkapi berkas-berkas dokumen sidang
  8. Butuh pendampingan selama pengajuan gugatan sidang
  9. Membutuhkan banyak waktu dan kesabaran selama masa persidangan
  10. Butuh pendampingan dana pinjaman kerjasama operasional syariah

Jangan khawatir, Serahkan semua permasalahan anda kepada kami karena :

  1. Perusahaan resmi dan terdaftar di kementrian hukum dan ham sejak tahun 2008
  2. Memiliki kredibilitas legalitas usaha
  3. Memiliki kantor yang jelas alamatnya
  4. Staff ahli yang akan memberikan pendampingan dan pelayanan
  5. Konsultan yang siap melayani konsultasi kapan saja
  6. Bisa dihubungi melalui email, whatsapp, dan telp di jam kerja
  7. Update informasi perkembangan kasus
  8. Lebih dari 1000 client telah menggunakan Klinik Hukum Jangkar sebagai partner

Bagaimana cara konsultasi hukum ?

Cara konsultasi mengenai Akad Mudharabah dan Musyarakah Pada Bank Syariah bisa datang langsung ke kantor LBH Jangkar atau bisa juga melalui saluran telp kantor kami.

Apabila anda memerlukan bantuan, segera hubungi Klinik Hukum Jangkar  untuk memberikan jasa konsultasi dan pendampingan Akad Mudharabah dan Musyarakah Pada Bank Syariah atau mengalami masalah :

Jual Beli Kendaraan

Akad Mudharabah dan Musyarakah

Kerjasama Mikro Bank

Produk Operasional Bank Syariah

Pembiayaan Bank Syariah

Akad Tijaroh

perumahan kpr syariah dengan metode akad murabahah ijarah muntahiya bit thamliq dan istishna

Klinik Hukum dan LBH didirikan pada tanggal 22 mei 2008 dengan komitmen yang kuat dari advokat untuk menyediakan pelayanan terbaik, tercepat dan terpercaya kepada client. Silahkan hubungi :

Customer Service Fauzi HP/whatsapp XL: +6287727688883

Customer Service Slamet HP/whatsapp XL :+6287776370033

Customer Service Akhmad HP/whatsapp Simpati : +6281290434111

Customer Service Lukman Azis, SH HP/whatsapp XL: +6281289004086

Proses Dokumen Ida HP/Whatsapp Simpati : +6281282474443

Hukum/Pengadilan Takim HP/Whatsapp XL: +6287784767914

Pickup Document Yatno HP/Whatsapp XL : +6287727356800

Complain HP/Whatsapp Simpati : +6281386251161

Telp kantor : +622122008353 dan +622122986852

Atau bisa menghubungi kami via :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here