Beranda Hukum CARA MENGHITUNG BPHTB DENGAN BENAR

CARA MENGHITUNG BPHTB DENGAN BENAR

CARA MENGHITUNG BPHTB DENGAN BENAR, Apakah anda tahu apa artinya BPHTB? BPHTB dapat diartikan atau kependekan kata dari Bea Pencapaian atau Penghasilan Hak atas tanah Serta Bangunan. Nah ika anda sedang mencari tahu bagaimana cara menghitungnya yuk simak artikel ini sampai akhir, semoga isinya bisa membantu teman-teman yang sedang bingung bagaimana cara menghitungnya hehe

BPHTB (Bea Pencapaian Hak atas Tanah serta Bangunan) Hibah

Seperti pencapaian hak atas jual beli, Anda perlu ketahui jika pencapaian hak atas tanah serta bangunan sebab warisan nantinya akn dikenakan BPHTB (Bea Pencapaian Hak atas Tanah serta Bangunan). Hal itu karena pakar atau ahli waris akan mendapatkan hak atas tanah serta bangunan hingga negara kenakan pajak. UU No 20 tahun 2000 mengenai BPHTB adalah undang-undang yang akan mengendalikan mengenai BPHTB yang disebabkan warisan.

Sedang, tentang warisan dan siapapun pakar waris atau ahli waris serta bagian-bagiannya ditata dalam KUHPer (Kitab Undang-undang Hukum Perdata) atau Burgerlujk Wetboek (BW) atau Hukum Perdata Barat serta UU No. 1 Tahun 1974 mengenai perkawinan. Untuk seseorang yang mempunyai agama Islam, karena itu akan mengacu pada KHI (Gabungan Hukum Islam) serta Hukum Islam yang tidak dipositifkan (tidak jadikan hukum tercatat di Indonesia tetapi berlaku untuk semua umat Islam di penjuru dunia).

Pada artikel ini, akan diulas langkah mengalkulasi BPHTB warisan atau hibah untuk beberapa kasus simpel yang seringkali berlangsung. Contohnya, satu orang wafat serta mempunyai pakar atau ahli waris yakni istri atau suami serta beberapa anak. Surat Info Waris (SKW) dibikin dengan arah memastikan siapapun pakar waris atau ahli waris dari pewaris. Untuk pewaris Masyarakat Negara Indonesia (WNI) pribumi, SKW bisa dibikin di bawah tangan saja, tetapi didapati oleh lurah setempat serta camat.

Peranan Surat Info Waris

Peranan dari SKW cuma untuk menunjukan siapa yang menjadi sebagai pakar waris atau ahli waris. Hingga, dalam SKW tidak dipastikan sisi semasing pakar waris (ahli waris) pada harta yang ditinggalkan oleh pewaris. Untuk yang mempunyai atau beragama muslim, untuk memastikan sisi semasing pakar waris atau ahli waris maka dihitung berdasar Hukum Islam serta dengan musyawarah atau bila dibutuhkan dengan penentuan pengadilan.

Sedang untuk WNI keturunan Tionghoa karena itu SKW dibikin atau dibuat dengan akta Notaris. Untuk WNI turunan yang lain seperti India, Arab, dan sebagainya karena itu SKW akan dibikin atau dibuat oleh Balai Harta Peninggalan.

CARA MENGHITUNG BPHTB HIBAH

Untuk bagaimana cara menghitung BPHTB untuk Perhitungan BPHTB karena pewaris tunggal atas hak kekayaan

Pemilik tunggal ini bermakna pemilik tanah serta bangunan cuma atas nama seseorang saja atau cuma nama pewaris saja yang tercatat dalam sertifikat. Dengan demikian, karena itu yang memiliki hak jadi pakar atau ahli warisnya ialah istri atau suami serta anak-anaknya.

Hal itu bermakna, bila yang wafat ialah suami karena itu pakar warisnya atau ahli warisnya ialah istri serta anak-anaknya. Tetapi, bila yang wafat ialah istri karena itu pakar warisnya ialah suami serta anak-anaknya.

Penghitungan BPHTB sebab jual beli berlainan dengan pencapaian BPHTB sebab warisan. Bila BPHTB sebab jual beli karena itu BPHTB akan dihitung berdasar Nilai Pencapaian Objek Pajak (NPOP) atau harga transaksi.

Sedang pencapaian BPHTB sebab warisan dihitung berdasar Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang dipandang seperti NPOP. Pada intinya prinsip perhitungannya sama juga dengan jual beli yakni: 5% x (  NPOP – NPOPTKP  )

NPOPTKP (Nilai Pencapaian atau perolehan Objek Pajak Tidak Terkena Pajak) yang ditujukan besarnya akan berlainan pada semasing wilayah. Contohnya, NPOPTKP untuk wilayah DKI Jakarta ialah sebesar Rp350 juta. Sedang untuk wilayah Bogor, Depok, Tangerang serta Bekasi besarnya ialah Rp300 juta.

Pengambilan BPHTB dikerjakan oleh Dinas Penghasilan atau Pendapatan Wilayah. Hingga, besar NPOPTKP untuk tiap wilayah lain akan diputuskan berdasar ketentuan wilayah semasing. Untuk tahu infonya, Anda dapat hadir ke Kantor Pajak atau Kantor Pertanahan atau Petinggi Pembuat Akta Tanah (PPAT). Anda dianjurkan untuk menanyakannya ke kantor PPAT ditempat, sebab lebih praktis serta kantor PPAT seringkali mengatur balik nama waris.

CONTOH PENGHITUNGAN BPHTB HIBAH ATAU DISEBABKAN

Contohnya, seseorang ayah yang wafat mempunyai sebidang tanah kosong di Jakarta Utara. Selanjutnya akan dikerjakan balik nama ke atas nama beberapa pakar waris atau ahli waris. Beberapa pakar atau ahli waris itu ialah istrinya serta anak-anaknya. Jadi, untuk balik nama waris cuma di butuhkan Surat Info Waris (SKW).

Untuk mengatur permintaan balik nama bisa dikerjakan sendiri oleh beberapa pakar atau ahli waris atau dikuasakan ke faksi atau pihak lain seperti Notaris. Sedang untuk proses permintaan balik nama sertifikat itu akan dikerjakan di kantor pertanahan.

Biasanya, warga lebih meyakini masalah balik nama itu pada Notaris. Kenapa demikian? Sebab Notaris ialah faksi atau pihak yang dipercayai untuk mengatur beberapa surat penting. Diluar itu, Notaris dapat juga keluarkan sinyal terima sertifikat asli yang dengan hukum berkekuatan yang sama juga dengan beberapa surat yang diterima oleh Notaris itu.

Contohnya, satu orang memberi kuasa pengurusan balik nama untuk sertifikat tanah ke Notaris. Selanjutnya Notaris membuat sebuah tanda terima sertifikat jadi bukti penerimaan sertifikat yang diurus. Nantinya, untuk surat terima itu akan ditukar kembali dengan sertifikat yang asli saat pengurusan sudah usai. Beberapa langkah yang disebut di atas adalah tehnis pengurusan balik nama waris atau turun waris.

Saat ini, yang akan diulas ialah mengenai keharusan beberapa pakar atau ahli waris berbentuk pajak atas penerimaan hak atas tanah serta bangunan berbentuk BPHTB. Seperti yang sudah disebut jika negara akan mengenakan pajak karena beberapa pakar atau ahli waris terima hak atas tanah serta bangunan.

Contoh

Data di bawah sebagai objek warisan:

Luas tanah = 1.000 mtr. persegi

NJOP = Rp1.000.000 per mtr.

NPOP = 1.000 x Rp1.000.000 = Rp1000.000.0000 (Rp1 miliar) = NJOP Keseluruhan

NJOPTKP waris ialah Rp350.000.000 (wilayah DKI Jakarta)

 

Besarnya BPHTB ialah seperti berikut:

BPHTB (Bea Pencapaian Hak atas Tanah serta Bangunan)  = 5% x ( NPOP – NPOPTKP )

BPHTB (Bea Pencapaian Hak atas Tanah serta Bangunan) = 5% x ( Rp1.000.000.000 – Rp350.000.000 )

BPHTB (Bea Pencapaian Hak atas Tanah serta Bangunan) = 5% x Rp650.000.000 = Rp32.500.000

 

Pewaris yang meninggalkan  seorang istri dan 2 anak dengan begitu jumlah orang yang mempunyai atau berhak atas objek atau hibah tersebut berjumlah 3 orang. Bila pakar waris lebih dari satu karena itu tulisan subyek pajak di lembar BPHTB cuma dituliskan satu nama saja dengan dibarengi CS (cum suis) yang bermakna teman-teman pada belakang nama.

Dengan tulisan CS bermakna semua yang memiliki kepentingan telah memahami jika pemiliknya terbagi dalam sebagian orang. Dianjurkan supaya nama yang dicatat jadi perwakilan telah mempunyai NPWP (Nomer Inti Harus Pajak) dan berada tinggal di dekat tempat. Jika ahli atau pakar waris lebih dari satu maka penulisan subjek pajak di lembar BPHTB hanya dituliskan satu nama saja dengan diikuti CS (cum suis) yang berarti kawan-kawan pada belakang nama.

Pengacara Waris

Kami sangat mengerti permasalahan yang sedang anda hadapi adalah :

  1. Tidak mengerti hukum dengan baik
  2. Butuh penyelesaian dengan baik
  3. Ketidak tauan prosedur yang baik dan benar
  4. Tidak tau bagaimana membela diri di hadapan pengadilan
  5. Terkadang memerlukan saksi ahli
  6. Tidak mengerti istilah-istilah hukum
  7. Membetulkan dan melengkapi berkas-berkas dokumen sidang
  8. Butuh pendampingan selama pengajuan gugatan sidang
  9. Membutuhkan banyak waktu dan kesabaran selama masa persidangan

Jangan khawatir, Serahkan semua permasalahan anda kepada kami karena :

  1. Perusahaan resmi dan terdaftar di kementrian hukum dan ham sejak tahun 2008
  2. Memiliki kredibilitas legalitas usaha
  3. Memiliki kantor yang jelas alamatnya
  4. Staff ahli yang akan memberikan pendampingan dan pelayanan
  5. Konsultan yang siap melayani konsultasi kapan saja
  6. Bisa dihubungi melalui email, whatsapp, dan telp di jam kerja
  7. Update informasi perkembangan kasus
  8. Lebih dari 1000 client telah menggunakan Klinik Hukum Jangkar sebagai partner

Bagaimana cara konsultasi hukum ?

Cara konsultasi mengenai cara menghitung BPHTB dengan benar bisa datang langsung ke kantor LBH Jangkar atau bisa juga melalui saluran telp kantor kami.

Apabila anda memerlukan bantuan, segera hubungi Klinik Hukum Jangkar  untuk memberikan jasa konsultasi dan pendampingan CARA MENGHITUNG BPHTB DENGAN BENAR atau mengalami masalah :

Klinik Hukum dan LBH didirikan pada tanggal 22 mei 2008 dengan komitmen yang kuat dari advokat untuk menyediakan pelayanan terbaik, tercepat dan terpercaya kepada client. Silahkan hubungi :

Customer Service Fauzi HP/whatsapp XL: +6287727688883

Customer Service Slamet HP/whatsapp XL :+6287776370033

Customer Service Akhmad HP/whatsapp Simpati : +6281290434111

Customer Service Lukman Azis, SH HP/whatsapp XL: +6281289004086

Proses Dokumen Ida HP/Whatsapp Simpati : +6281282474443

Hukum/Pengadilan Takim HP/Whatsapp XL: +6287784767914

Pickup Document Yatno HP/Whatsapp XL : +6287727356800

Complain HP/Whatsapp Simpati : +6281386251161

Telp kantor : +622122008353 dan +622122986852

Atau bisa menghubungi kami via :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here