CARA MENGHITUNG PAJAK JUAL BELI TANAH

CARA MENGHITUNG PAJAK JUAL BELI TANAH

CARA MENGHITUNG PAJAK JUAL BELI TANAH

Dalam hal jual beli tanah, maka baik penjual maupun pembeli harus memahami potongan pajak yang harus dikeluarkan. Karena itu, penting untuk mengetahui cara menghitung pajak jual beli tanah. Apa itu pajak jual beli tanah? Yah, pajak jual beli tanah merupakan biaya yang harus keluar saat terjadi transaski jual beli tanah yang sifatnya wajib untuk keluar.

 

MENGHITUNG PAJAK 

Agar tidak kaget, sebaiknya baik pembeli maupun penjual tanah harus memahami terlebih potongan pajak  yang harus keluar. Jumlah pajak yang wajib di potong adalah 2,5%  dari nilai jual tanahnya. Umumnya ada tiga jenis pajak jual beli tanah yang sering berlaku di masayarakat. Antara lain pajak penghasilan, bea perolehan hak atas tanah, serta pajak pertambahan nilai.

 

Sebelum kami menjelaskan lebih jauh tentang cara menghitung pajak jual beli tanah, berikut kami uraikan jenis-jenis pajak jual beli tanah.

Baca juga : ingin tahu cara menhitung pajak jual beli tanah? yuk kepoin dan baca sampai selesai

 

CARA MENGHITUNG PAJAK JUAL BELI TANAH

 

MENGHITUNG PAJAK JUAL BELI TANAH

Berbicara soal pajak, maka bukanlah perkara mudah dan singkat. Sebaba ada beragam jenis pajak yang wajib anda bayar dalam proses transaksi jual beli tanah.

 

Sebagaimana dalam Undang-undang nomor 5 tahun 1960 mengenai pokok Agraria menyebutkan bahwa boleh suatu tanah anda perdagangkan. Sementara soal hak kepemilikan tanah yang bisa anda perjualbelikan antara lain hak guna usaha, hak guna bangunan, serta hak milik.

 

Berikut ini kami uraikan tiga jenis pajak jual beli tanah selengkapnya serta di jelaskan cara menghitung pajak jual beli tanah yang benar.

1. Pajak Penghasilan (PPh)

Tentang dasar perundang-undangan Pajak Penghasilan (PPh) di atur dalam dua peraturan. Yakni UU no.36 tahun 2008 serta PP no.34 tahun 2016.

Lantas bagaimana cara menghitung pajak jual beli tanah PPh? Berikut kami uraikan.

Pajak Penghasilan (PPh) ini adalah 2,5 % dari nilai jual tanah. Misal A menjual tanahnya dengan harga Rp1 miliar, maka cara menghitung pajak jual beli tanahnya seperti di bawah ini:

2,5% x Rp1 miliar: Rp25 juta.

 

JENIS-JENIS PAJAK JUAL BELI TANAH

2. Bea Perolehan Hak Atas Tanah/Bangunan (BPHTB)

Jenis pajak yang lain adalah  BPHTB atau yang anda kenal bea perolehan hak atas tanah atau bangunan. Yah, BPHTB merupakan pungutan bagi Anda yang mendapatkan haka tas tanah/bangunan. Cara menghitung pajak jual beli tanah melalui BPHTB adalah 5 % dari nilai jual tanah di kalikan dengan nilai jual tanah lalu anda kurangi nilai perolehan obyek pajak tidak kena pajak.

 

Sekadar informasi bahwa nilai perolehan obyek pajak tidak kena pajak di setiap daerah berbeda-beda, sehingga cara menghitung pajak jual beli tanah  juga berbeda terutama nilai NPOPTKP yang anda masukkan saat melakan penghitungan.

 

 Bea Perolehan Hak Atas Tanah/Bangunan (BPHTB)

3. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Jenis pajak yang ketika adalah pajak pertambahan nilai di singkat PPN. PPN ini merupakan pajak yang harus keluar terhadap proses produksi yang menghasilkan nilai tambah ataupun distribusi yang menghasilkan nilai tambah.

 

Mengenai PPN ini jelas aturan dasarnya dalam UU nomor 42 tahun 2009 mengenai PPN barang serta jasa hingga pajak penjualan atas barang mewah. Ada 10% pajak PPN yang harus keluar dari nilai tanah.

 

Meski demikian PPN ini biasanya sudah masuk dalam proses jual beli di pengembang perumahan apabila Anda ingin membeli tanah dari pengembang. Alasannya, pengembang perumahan masuk dalam kategori Pengusaha Kena Pajak (PKP).

 

Cara menghitung PPn dalam menghitung pajak

Bagaimana cara menghitung pajak jual beli tanah melalui PPN ini, tentu saja Anda harus mengeluarkan 10% dari nilai jual tanah. Misalnya Anda menjual tanah seharga Rp100 juta, otomatis Anda harus keluarkan pajak sebesar 10 juta.

 

Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

 

Tetapi, jika Anda menjual tanahnya kepada perorangan maka PPN harus anda laporkan dan membayarnya sendiri.

Dari ketiga jenis pajak yang sudah kami jelaskan, maka porsi pengeluaran pajak antara penjual dan pembeli berbeda. Penjual tanah hanya menanggung pajak penghasila saja, sedangkan pembeli harus menanggung PPN dan BPHTB.

 

Baik penjual maupun pembeli menanggung pajak yang berbeda. Aturannya adalah  penjual menanggung pajak berupa PPh alias Pajak Penghasilan. Sedangkan pembeli, menanggung BPHTB dan PPN.

 

BIAYA NOTARIS DAN CARA MENGHITUNG PAJAK PBB

Dalam hal jual beli tanah, bukan hanya potongan pajak yang harus keluar, tetapi ada biaya lain yang harus anda persiapkan antara lain biaya untuk notarus atau pejabat pembuat akta tanah di singkat ppat.

 

Berikut kami uraikan penjelasan serta cara menghitung pajak jual beli tanah dari Pajak Bumi dan Bangunan.

 

BIAYA NOTARIS DAN CARA MENGHITUNG PBB

 

  1. Biaya Untuk Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)

Berdasarkan aturan pemerintah tentang peraturan jabatan seorang PPAT bahwa biaya yang harus keluar adalah 1% dari harga jual tanah.

 

Misalnya, harga jual property senilai Rp100 juta maka yang harus anda berikan kepada notaris sebesar Rp1 juta. Pelibatan PPAT penting dalam transaksi jual beli tanah agar ada legalitas antara penjual dan pembeli.

 

Memilih notaris atau PPAT juga harus berhat-hati, pastikan sudah memiliki legalitas hukum dan memiliki sertifikat atau memiliki kantor notaris yang sah. Tim dari PT Jangkar Global Groups adalah pilihan yang tepat.

 

Biaya Untuk Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)

 

2. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Sebenarnya mengenai pajak bumi dan bangunan ini sudah pasti adalah hal yang wajib dibayarkan setiap pribadi. Baik tanah yang belum dijual maupun sudah dijual maka pajaknya harus dibayar.

 

Agar tanah yang Anda jual bisa cepat laku, sudah tentu harus memiliki persuratan PBB yang wajib dilunasi.Besaran PBB yang harus dibayarkan bisanya tergantung kebijakan di setiap pemerintah daerah.

 

Selanjutnya, Bagaimana cara menghitung pajak jual beli tanah dari PBB. Aturan perundang-undangan yang mengatur PBB jelas mengatakan bahwa pajak bumi dan bangunan sebesar 0,5%.

 

Namun ada hal lain yang perlu diperhatiak soal pembayaran pajak bumi dan bangunan ini yakni seorang wajib pajak harus tahu NJOP atau nilai jual objek pajak, NJKP atau nilai jual kena pajak, serta nilai perolehan objek pajak tidak kena pajak disingkat NPOPTKP.

 

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

 

CARA MENGHITUNG PAJAK 

Berapa masing-masing besaran NJOP, NJKP, dan NPOPTKP yang harus diketahui seorang wajib pajak? Aturan pemerintah sudah menetapkan bahwa jika nilai NJOP lebih dari Rp1 M artinya 40 % NJKP yang harus dipotong.

 

Tetapi apabila NJOP tidak lebih dari Rp1 miliar berarti NJKP yang dipotong sebesar 20 %. Berikut ini contoh cara menghitung pajak jual beli tanah dari PBB.

 

Misalnya sebidang tanah memiliki nilai jual sebesar Rp200 juta, maka PBB yang harus dikeluarkan penjual hitungannya sebagai berikut:

PBB: 0,5% X (20% X 200 JUTA)

0,5% X Rp40 JUTA

Rp200 ribu

Sehingga besaran PBB yang harus dibayarkan seoang wajib pajak sebesar Rp200 ribu.

 

Nah, dengan melihat cara sederhana menghitung nilai pajak yang harus dikeluarkan dalam setiap transaksi jual beli tanah maka tentu saja Anda harus teliti dalam pembayarannya.

Meski demikian saat ini ada pihak ketiga yang bisa membantu Anda seperti seorang notaris atau pejabat pembuat akta tanah yang paham tentang perpajakan. 

Bingung memilih notaris atau PPAT? Jangan khawatir menyerahkan urusan Anda kepada tim PT Jangkar Global Groups yang menyediakan orang-orang profesional dalam hal kenotariatan.

 

Kami sangat mengerti permasalahan yang sedang anda hadapi adalah :

  1. Tidak ada waktu karena kesibukan kerja
  2. Lokasi client yang jauh dari ibu kota jakarta
  3. Ketidak tauan prosedur yang baik dan benar
  4. Adanya surat asli tapi palsu
  5. Tidak mau antri, mondar mandir ke instansi dan terjebak kemacetan ibu kota
  6. Kerugian inmaterial dan waktu yang tidak bisa di beli akibat surat aspal
  7. Gaptek dan pusing bagaimana cara mengisi formulir online
  8. Bingung dan takut mencari alamat yang di tuju selama berada di jakarta
  9. Takut kirim dokumen asli ke agent yang tidak jelas dan takut dokumen hilang

 

Jangan khawatir, Serahkan semua permasalahan anda kepada kami karena :

  1. Perusahaan resmi dan terdaftar di kementrian hukum dan ham sejak tahun 2008
  2. Memiliki kredibilitas legalitas usaha
  3. Memiliki kantor yang jelas alamatnya
  4. Staff ahli yang akan memberikan pendampingan dan pelayanan
  5. Konsultan yang siap melayani konsultasi kapan saja
  6. Bisa dihubungi melalui email, whatsapp, dan telp di jam kerja
  7. Update informasi perkembangan order
  8. Dapat menghemat biaya hotel, tiket pesawat dan transportasi bagi client yang jauh dari ibukota jakarta.
  9. Proses cepat dan akurat dan dijamin keasliannya.
  10. Tidak perlu Down payment (DP) pembayaran setelah dokumen selesai, client dikirim soft copy dan invoice.
  11. Lebih dari 1000 client telah menggunakan PT Jangkar Global Groups sebagai partner

 

persyaratan Hak Waris Istri  dalam menghitung pajak

Cara kirim dokumen jasa penerjemah tersumpah translate bahasa mandarin bisa melalui : JNE, TIKI, DHL Kantor pos atau Gojek dan Grab. Setelah dokumen sampai ke PT Jangkar Global Groups maka staff kami akan memberitahukan kepada anda bahwa paket sudah di terima dengan baik dan langsung di proses sesuai dengan keinginan client.

 

Garansi yang di berikan oleh PT Jangkar Global Groups :

  1. Kecepatan dan ketepatan waktu proses
  2. Terhindar dari masalah surat asli tapi palsu (Aspal)
  3. Terhindar dari unsur penipuan dikarenakan pembayaran setelah dokumen selesai
  4. Uang akan dikembalikan apabila dokumen anda tidak di terima oleh kedutaan karena legalisir kemenkumham dan legalisir kemenlu di ragukan keasliannya

 

 

Apabila anda memerlukan bantuan, segera hubungi PT Jangkar Global Groups untuk Hak Waris Istri :

YUK KONSULTASIKAN DULU KE KAMI KEBUTUHAN ANDA

HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN

Perusahaan didirikan pada tanggal 22 mei 2008 dengan komitmen yang kuat dari karyawan dan kreativitas untuk menyediakan pelayanan terbaik, tercepat dan terpercaya kepada pelanggan.

 

KUNJUNGI MEDIA SOSIAL KAMI

 

 

Email : Jangkargroups@gmail.com

Telp kantor : +622122008353

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »