Menu Tutup

Inilah Cara Mendapatkan Kewarganegaraan Indonesia Melalui Pernikahan

mendapatkan kewarganegaraan indonesia

Naturalisasi atau mendapatkan kewarganegaraan adalah proses bagi warga negara asing untuk mendapatkan Kewarganegaraan Indonesia dengan cara mengajukan Permintaan Kewarganegaraan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU)

Siapa yang berhak mendapatkan Kewarganegaraan Indonesia?

Dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2006, tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia (Undang-undang Kewarganegaraan) dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 36 Tahun 2016, tentang Tata Cara Menyampaikan Pernyataan untuk Menjadi Warganegara Indonesia, dinyatakan bahwa permohonan Warga Negara Indonesia dapat dilakukan oleh pemohon dengan kriteria sebagai berikut:

  • orang asing yang menikah secara sah dengan warga negara Indonesia;
  • orang asing yang telah berkontribusi ke negara Indonesia;
  • anak-anak yang memiliki kewarganegaraan ganda; dan
  • warga negara Indonesia yang kehilangan status kewarganegaraan Indonesia dan ingin mendapatkan kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia.

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan untuk Mendapatkan Kewarganegaraan Indonesia

Mengacu pada Ketentuan Aplikasi Kewarganegaraan Indonesia sesuai Pasal 9 UU Kewarganegaraan, syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Telah berusia 18 tahun atau sudah kawin;
  • Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima) tahun berturut-turut atau paling singkat 10 tahun tidak berturut-turut;
  • Sehat jasmani dan rohani;
  • Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  •  Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 (satu) tahun atau lebih;
  • Jika dengan memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia, tidak menjadi berkewarganegaraan ganda;
  • Mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap; dan
  • Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara.

Dari keterangan di atas, kali ini kita akan membahas lebih jauh tentang mendapatkan kewarganegaraan melalui pernikahan secara sah dengan warga negara Indonesia.

Persyaratan dan prosedur untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pernikahan

Untuk mendapatkan kewarganegaraan karena adanya pernikahan yang sah dengan warga negara Indonesia, maka yang bersangkutan perlu melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

mengajukan permohonan pewarganegaraan indonesia

Syarat

Mengirimkan permohonan melalui situs resmi Dirjen AHU dengan dokumen-dokumen yang diperlukan sebagai berikut:

  1. Data pribadi pemohon yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang dari negara asalnya sebagai berikut:
    • Fotokopi akte kelahiran yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah dan telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
    • Fotokopi Kartu Identitas atau surat validasi tempat tinggal Pemohon yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang;
  2. Data pasangan (suami/istri) Pemohon yang mencakup:
    • Fotokopi akta kelahiran yang telah dilegalisir oleh Departemen Kependudukan dan Catatan Sipil;
    • Fotokopi Kartu Identitas yang telah dilegalisir oleh Pejabat Departemen Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada tingkat Kabupaten/Kota;
  3. Fotokopi akta nikah/buku nikah (untuk Muslim) yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah dan disahkan oleh pejabat yang berwenang di tempat pernikahan.
  4. Surat-surat/dokumen asli tambahan lainnya, yaitu:
    • Surat keterangan bahwa Pemohon telah tinggal di Indonesia setidaknya selama lima tahun berturut-turut atau 10 tahun berturut-turut dari Kantor Imigrasi di kediaman Pemohon;
    • Surat permohonan Pemohon yang dikeluarkan oleh Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia;
    • Kantor Imigrasi di kediaman Pemohon dari perwakilan diplomatik negara asal pemohon, yang menyatakan bahwa jika pemohon memperoleh kewarganegaraan Indonesia maka ia tersebut kehilangan kewarganegaraan dari negara asalnya; dan
    • Surat keterangan dari rumah sakit pemerintah yang menjelaskan kesehatan fisik dan mental dari Pemohon.
  5. Enam pas foto ukuran 4 x 6 cm dengan latar belakang merah, berbusana rapi dan sopan.
  6. Bukti asli pembayaran permintaan untuk pernyataan menjadi Warga Negara Indonesia yang saat artikel ini ditulis, biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp 2.500.000, dua juta lima ratus ribu rupiah per aplikasi.

Setelah mendaftar secara elektronik melalui website resmi Ditjen AHU, Pemohon harus menyerahkan dokumen di atas secara fisik kepada Menteri Hukum dan HAM melalui Direktur Jenderal AHU dalam jangka waktu 5 (lima) hari sejak tanggal penerimaan aplikasi secara elektronik.

Prosedur

Dalam hal kurangnya kelengkapan dokumen, Menteri Hukum dan HAM akan memberitahukan dan meminta Pemohon untuk melengkapi kekurangan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan. Jika dalam jangka waktu tersebut tidak dipenuhi, maka permohonan akan ditolak dan pemberitahuan penolakan disampaikan kepada Pemohon secara elektronik. Dalam hal ini, Pemohon dapat mengajukan permohonan baru lagi di kemudian hari.

Jika setelah pemeriksaan, Aplikasi Permohonan Kewarganegaraan dinyatakan selesai, Menteri Hukum dan HAM selanjutnya menetapkan keputusan mengenai memperoleh Kewarganegaraan Indonesia dan mengirimkannya secara elektronik kepada Pemohon dan perwakilan negara asal Pemohon. Selain itu, Menteri juga akan mengumumkan nama Pemohon yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

Proses terakhir, Pemohon diminta untuk mengembalikan dokumen yang berkaitan dengan statusnya sebagai warga negara asal kepada otoritas yang berwenang, selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari  sejak tanggal penetapan keputusan. Setelah memperoleh status warga negara, kemudian Anda sudah dapat membuat Kartu Identitas untuk warga yang persyaratan dan prosedurnya ditentukan oleh Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) di kecamatan (Kelurahan) tempat Pemohon adalah berdomisili.

Demikianlah cara, syarat dan prosedur untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia bagi warga negara asing (WNA) melalui jaluk pernikahan resmi dan sah dengan warga negara Indonesia.


BUTUH BANTUAN DAN PENDAMPINGAN?

Kami siap membantu Anda yang telah memenuhi syarat-syarat di atas untuk mendapatkan kewarganeraan Indonesia
melalui jalur penikahan resmi dengan WNI.

HUBUNGI PT. JANGKAR GLOBAL GROUPS
AKHMAD FAUZI MELALUI
TELP/WA: +62 877 2768 8883

Bagikan yuk!
Posted in Pernikahan Campuran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »