Beranda Hukum CARA MEMBAGI HARTA WARISAN KEPADA 2 ISTERI

CARA MEMBAGI HARTA WARISAN KEPADA 2 ISTERI

Cara Membagi Harta Waris Kepada 2 Istri

Apakah teman teman seh salah maksudnya bapak-bapak yang mempunyai istri 2 atau calon bapak bapak yang berniat memiliki istri yang lebih dari satu kebingungan jika kelak akan membagi harta warisan 2 istri? Yuk simak permasalahan yang di alami oleh seorang anak terhadap ayahnya yang memiliki istri 2 yang sebut saja namanya,, , , , ,,  ,

Mawar. . . . .

Dr Muhammar Amin Bingung membagi harta warisan 2 istri

 

Mawar memiliki ayah yang mempunyai istri atau beristri 2, dan untuk istri yang kedua atau biasa dipanggil dengan istri muda dinikahi tanpa persetujuan atau sepengatahuan istri pertama yang dalam perkara ini adalah ibu kandung dari wanita yang kita sebut Mawar. . . . .

Harta warisan 2 istri

Isteri pertama ayah saya yang dalam hal ini ibu kandung mawar telah meninggal pada tahun 2010 menyusul ayah mawar yang meninggal pada tahun 2009. Setelah ayah meninggal ayah memiliki sebidang tanah yang diperoleh atau di dapatkan saat memiliki hubungan perkawinan dengan ibu kami dan istri kedua (istri muda), laku terjual. Ketika menikah dengan ibu saya, ayah saya dikaruniai 2 orang anak laki laki dan juga seorang anak perempuan. tetapi kakak saya yang dalam hal ini anak pertama telah meninggal pada tahun 1991.

Dan, ayah saya dalam hal ini mawar, menikahi seorang wanita dan dikaruniai  seorang anak laki laki. Nah yang membuat mawar bingung bagaimana pembagian warisnya? Apakah almarhumah ibu mawar tetap masih mendapatkan bagian dikarenakan harta milik bersama yang pada saat pernikahan dengan ibu saya masih hidup. Dan apakah kaka saya yang telah meninggal juga mendapatkan hak atau berhak atas warisan tersebut meskipun kakak saya telah meninggal terlbih dahulu jauh sebelum kedua orang tua saya meninggal. Kalau memang kakak saya masih mempunyai hak, maka berapa hak tersebut? Serta bagaimana perhitungan bagian pakar atau ahli waris yang masih hidup dalam hal ini isteri ke 2 atau istri muda, 2 anak laki laki, dan juga seorang perempuan?

Dr Muhammar Amin Cara menghitung bagian pakar atau ahli waris 2 istri

Nah apakah ada dari pembaca memiliki permasalahan yang dialami oleh mawar?? Yuk simak jawaban kami dalam kejelasan di bawah ini.

Permasalahan

Dari rincian permasalahan yang mawar uraikan, bisa kita mengambil rangkuman seperti berikut:

  1. Harta yang dipersoalkan ialah harta pencapaian suami dengan isteri pertama, karena itu dalam soal ini ialah harta bersama dengan suami serta isteri pertama
  2. Pakar atau ahli waris yang masih hidup sekarang ialah : isteri, 2 anak lelaki serta 1 anak wanita.
  3. Untuk mempermudah pandangan, kami akan memberi inisial pada semasing faksi atau pihak terkait. A (suami) B1 (Isteri pertama), B2 (isteri ke-2), C1 serta C2 (anak lelaki dengan isteri pertama), C3 (anak wanita dengan isteri pertama), serta C4 (anak lelaki dengan isteri ke-2).

Nah untuk itu kami akan menjawab pertanyaan satu satu secara berurutan dari penanya dalam hal ini Mawar :

  1. Ya, saat B1 (isteri pertama), wafat tahun 2010, karena itu harta bersama dengan itu dibagi 2, satu sisi untuk B1 serta satu sisi untuk A (dalam hal ini suami). Misalnya hartanya sejumlah Rp.200 juta, karena itu semasing A serta B1 bisa 100 juta. Harta Rp. 100 juta punya B1 itu sebagai harta warisan, sesudah dikurangi utang, anggaran untuk pengurusan jenazah serta wasiat bila ada.

Dr Muhammar Amin Istri Pertama Meninggal Dunia tapi istri muda ingin harta warisan

Sebagai pakar atau ahli warisnya ialah: A (suami), C2 (anak lelaki ke-2 dengan isteri pertama) serta C3 (anak wanita dengan isteri pertama), sedang C1 tidak mendapatkan warisan, sebab wafat terlebih dulu dibanding pewaris (B1), terkecuali bila ia telah menikah serta memiliki anak, karena itu anak anak C1 bisa jadi pakar atau ahli waris alternatif.

Langkah membaginya ialah:

  1. Suami mendapatkan sisi ¼.

Seperti terdapat di dalam pasal 179 KHI : Duda mendapatkan separoh sisi, jika pewaris tidak tinggalkan anak, apabila pewaris tinggalkan anak, karena itu duda mendapatkan seperempat sisi.

  1. Anak lelaki serta wanita memperoleh ashabah 3/4

Seperti terdapat di dalam pasal 176 KHI: Anak wanita jika cuma seseorang dia mendapatkan separoh sisi, jika dua orang atau lebih mereka bersama mendapatkan dua pertiga sisi, serta jika anak wanita bersama dengan anak lelaki, karena itu sisi anak lelaki ialah dua berbanding satu dengan anak wanita.

Untuk membagianya, terlebih dulu Asal Permasalahan, yakni

  1. Suami (A) memperoleh 1/4 sisi atau 3/12 + sisi harta bersama dengan
  2. Anak lelaki serta wanita memperoleh 3/4 sisi, dengan ketetapan sisi lelaki 2:1 sisi wanita. 3/4 dibagi 3 sisi, 1 sisi anak wanita, serta 2 sisi anak lelaki, dengan perincian
  • C2 akan mendapatkan sisi 3/4 x 2/3 = 6/12
  • C3 mendapatkan sisi 3/4 x 1/3 = 3/12

Hingga, (3+6+3= 12)

Dr Muhammar Amin Cara membagi harta warisan untuk istri kedua pasal 179 KHI

Didapat sisi semasing seperti berikut:

  1. Suami (A) mendapat 3/12 x Rp. 100 juta = 25 juta + 100 juta = 125.000.000
  2. Anak lelaki (C2) akan mendapatkan 6/12 x 100 juta  = 50.000.000
  3. Anak wanita (C3) akan mendapatkan 3/12 x 10 juta  = 25.000.000

= 200.000.000

  1. C1 (anak lelaki dari isteri pertama) tidak mendapatkan warisan, sebab wafat terlebih dulu dari pewaris (B1), terkecuali bila ia ada memiliki anak, karena itu anaknya bisa jadi pakar waris alternatif.
  2. Saat A (suami) wafat pada tahun 2009, sebagai pakar atau ahli waris ialah: B2 (isteri ke-2), C2, C3 serta C4. Harta yang dibiarkan Rp. 125.000.000 (sisi warisan B1 serta sisi harta bersama dengan).

Langkah membaginya ialah:

  1. Isteri memperoleh 1/8.

Terdapat di dalam pasal 180 KHI: Janda mendapatkan seperempat sisi jika pewaris tidak tinggalkan anak, apabila pewaris tinggalkan anak karena itu janda mendapatkan seperdelapan sisi. Terdapat juga di dalam surat An-Nisa ayat 12

  1. Anak lelaki serta wanita memperoleh ashabah 7/8

Seperti tertera di dalam pasal 176 KHI: Anak wanita jika cuma seseorang dia mendapatkan separoh sisi, jika dua orang atau lebih mereka bersama mendapatkan dua pertiga sisi, serta jika anak wanita bersama dengan anak lelaki, karena itu sisi anak lelaki ialah dua berbanding satu dengan anak wanita.

Dr Muhammar Amin Pasal 180 KHI untuk istri ke dua

Cara Pembagian

Untuk membagianya, terlebih dulu Asal Permasalahan yakni

  1. Isteri (B2) memperoleh 1/8 sisi atau 5/40
  2. Anak lelaki serta wanita memperoleh 7/8 sisi, dengan ketetapan sisi lelaki 2:1 sisi wanita. 7/8 dibagi 5 sisi, 1 sisi anak wanita, serta 4 sisi anak lelaki yang semasing bisa 2 sisi dengan perincian
  • C2 mendapatkan sisi 7/8 x 2/5 = 14/40
  • C3 mendapatkan sisi 7/8 x 1/5 = 7/40
  • C4 mendapatkan sisi 7/8 x 2/5 = 14/40

Hingga (5+14+14+7 = 40)

Didapat sisi semasing seperti berikut:

  1. Isteri (B2) mendapatkan 5/40 x Rp. 125 juta = 15.625.000
  2. Anak lelaki (C2) mendapatkan 14/40 x 125 juta = 43.750.000
  3. Anak wanita (C3) mendapatkan 7/40 x 125 juta = 21.875.000
  4. Anak lelaki (C4) mendapatkan 14/40 x 125 juta = 43.750.000

= 125.000.000

Jadi untuk kesimpulannya sebagai berikut :

  1. Isteri ke-2 (B1) mendapatkan warisan = 15.625.000
  2. Anak lelaki dari isteri ke-1 (C2) bisa = 43.750.000 + 50.000.000 = 93.750.000
  3. Anak prempuan dari isteri ke-1 (C3) bisa = 21.875.000 + 25.000.000 = 46.875.000
  4. Anak lelaki dari isteri ke-2 (C4) bisa = 43.750.000

Untuk keseluruhan dari total kekayaan = 200.000.000

Kami sangat mengerti permasalahan yang sedang anda hadapi adalah :

  1. Tidak mengerti hukum dengan baik
  2. Butuh penyelesaian dengan baik
  3. Ketidak tauan prosedur yang baik dan benar
  4. Tidak tau bagaimana membela diri di hadapan pengadilan
  5. Terkadang memerlukan saksi ahli
  6. Tidak mengerti istilah-istilah hukum
  7. Membetulkan dan melengkapi berkas-berkas dokumen sidang
  8. Butuh pendampingan selama pengajuan gugatan sidang
  9. Membutuhkan banyak waktu dan kesabaran selama masa persidangan

Dr Muhammar Amin Pembagian Warisan Dan Wasiat Dalam Perspektif Kompilasi Hukum Islam

Jangan khawatir, Serahkan semua permasalahan anda kepada kami karena :

  1. Perusahaan resmi dan terdaftar di kementrian hukum dan ham sejak tahun 2008
  2. Memiliki kredibilitas legalitas usaha
  3. Memiliki kantor yang jelas alamatnya
  4. Staff ahli yang akan memberikan pendampingan dan pelayanan
  5. Konsultan yang siap melayani konsultasi kapan saja
  6. Bisa dihubungi melalui email, whatsapp, dan telp di jam kerja
  7. Update informasi perkembangan kasus
  8. Lebih dari 1000 client telah menggunakan Klinik Hukum Jangkar sebagai partner

Bagaimana cara konsultasi hukum ?

Cara konsultasi mengenai hukum harta warisan 2 istri bisa datang langsung ke kantor LBH Jangkar atau bisa juga melalui saluran telp kantor kami.

Apabila anda memerlukan bantuan, segera hubungi Klinik Hukum Jangkar  untuk memberikan jasa konsultasi dan pendampingan hukum harta warisan 2 istri atau mengalami masalah :

Klinik Hukum dan LBH didirikan pada tanggal 22 mei 2008 dengan komitmen yang kuat dari advokat untuk menyediakan pelayanan terbaik, tercepat dan terpercaya kepada client. Silahkan hubungi :

Customer Service Fauzi HP/whatsapp XL: +6287727688883

Customer Service Slamet HP/whatsapp XL :+6287776370033

Customer Service Akhmad HP/whatsapp Simpati : +6281290434111

Customer Service Lukman Azis, SH HP/whatsapp XL: +6281289004086

Proses Dokumen Ida HP/Whatsapp Simpati : +6281282474443

Hukum/Pengadilan Takim HP/Whatsapp XL: +6287784767914

Pickup Document Yatno HP/Whatsapp XL : +6287727356800

Complain HP/Whatsapp Simpati : +6281386251161

Telp kantor : +622122008353 dan +622122986852

Atau bisa menghubungi kami via :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here