X
    Categories: Bisnis

WISATA RELIGI SEPUTAR MASJID NABAWI MADINAH

Hari ke empat tanggal 22 Mei 2019 city tour madinah kami diberitahukan oleh ustadz ihsan untuk wisata religi seputar masjid nabawi madinah seperti ziarah di makam baqi yang berada di sekitar masjid nabawi madinah jam 04.30 setelah solat subuh di pintu 7.

wisata religi seputar masjid nabawi madinah

Pemberitahuan ini hanya lewat wa group safar arroyan travelindo sehingga ada jamaah yang belum ada paket internetnya maka pesan ini tidak sampai ke jamaah.

Sehingga kami saling tunggu menunggu di pintu 7 keluar masjid atau di gerbang 7 halaman masjid. Komunikasi tour leader kurang jelas sehingga acara hari ini terpaksa di batalkan karena jamaah belum kumpul semua.

Hari kelima tanggal 23 mei 2019 barulah kami bisa kumpul bersama di halaman masjid gerbang nomer 7. Kami berjalan kaki semua kecuali bapak dan ibu saya yang memakai kursi roda.

Sholat Syuruq

Di dahului dengan sholat syuruq di halaman masjid. Setelah itu kami mengunjungi makam nabi Muhammad dan makam 2 sahabat nabi

Setelah mengucapkan salam kepada baginda nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya, kami berdoa untuk nusa, bangsa dan agama.

Pemakaman Baqi

Barulah acara di lanjutkan dengan berjalan kaki ke makam baqi. Sebuah areal pemakaman akan tetapi jamaah perempuan tidak di perbolehkan masuk ke areal makam baqi.

Saya memasuki areal pemakaman yang lumayan luas, makam hanya di berikan tanda batu tanpa ada nama di nisan tersebut.

Sejauh mata memandang hanya gundukan batu yang terlihat, sebuah pemakaman yang ditata dengan rapih dan menjadi tempat wisata realigi penduduk madinah maupun para peziarah.

Saya memutari areal pemakaman dengan takjub. Burung dara banyak beterbangan di areal pemakaman dan peziarah menikmati pemandangan pemakaman ala timur tengah.

Rasanya tidak bosan mata melihat sekeliling areal baqi tanpa adanya rasa ketakutan ataupun khawatir akibat angkernya areal pemakaman.

Apalagi dengan latar belakang payung-payung masjid yang terkembang dan menara masjid yang menjulang tinggi, membuat makam baqi menjadi tempat yang tepat untuk mendoakan para syuhada yang telah berjuang untuk kebesaran agama Islam.

Museum Alquran

Perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi museum alquran yang berada di gerbang masjid Nabawi. Kita akan dibawa melihat alquran dari generasi pertama sampai sekarang.

Kita masuk dari pintu samping museum dan kita akan menunggu leader berbahasa indonesia dari petugas museum itu sendiri.

Alquran pertama

Di dalam museum kita melihat bentuk alquran pertama yang tidak ada tanda baca/harokatnya dan kita akan dibawa oleh tour leader Indonesia yang disediakan oleh pihak museum alquran.

Pengunjung museum disuguhi cerita asal muasal turunnya alquran dan alquran merindukan orang-orang yang senantiasa membaca dan mengamalkan alquran.

Inilah penampakan alquran pertama tanpa harokat

Inilah koleksi alquran yang ada di dalam museum madinah

Kita juga di suguhi Film pendek sejarah alquran dan peradaban bangsa arab dari jaman jahiliyah sampai turunnya alquran. Bangga rasanya kita menjadi ummat nabi Muhammad saw karena dengan suri tauladannya yang baik, penyabar dan senantiasa mengingat umatku.. umatku..

Setelah selesai menyaksikan sejarah alquran, di ujung acara kita bisa membeli pleh-oleh alquran maupun pernak-perniknya oleh penyelenggara museum.

Dari museum alquran, saya dan rombongan di bawa oleh ustadz ihsan mengunjungi masjid petama yang di bangun oleh nabi Muhammad yang lokasinya dekat dengan masjid nabawi dan masjid abu bakar sidiq.

Di masjid abu bakar kami singgah dan foto bersama. Sebuah masjid yang sangat sederhana tapi sayangnya masjid tersebut tidak di buka untuk umum. Kami hanya bisa memandangnya dari luar.

Sebelah masjid abu bakar, ada masjid ali dan konsisinya sama seperti masjid abu bakar. Masjid terkunci dan tidak bisa dibuka untuk umum, Jadi kami hanya bisa memandang dari luar saja.

Lokasi masjid ini dekat gerbang nomer 7 yang biasa saya lewati tiap hari ketika akan sholat di masjid nabawi.

Selesai mengunjungi masjid ali, rombongan pun bubar dan belanja di pasar tumpah sebelah masjid ali. Ada yang pulang ke hotel dan ada yang berbelanja. Begitu nyamannya kota madinah, tertib dan tidak serumit makkah..

Kini tibalah saatnya berpisah dengan masjid nabawi karena hari jumat setelah sholat jumat kami akan meninggalkan masjid nabawi menuju baitullah di makkah almukarromah. Selamat tinggal ya rosulullah, kami rindu ingin datang kemali ke madinah.

Bersambung ke : Perjalanan Umroh dari madinah ke makkah

Bagikan yuk!